Kelas B Sosiolingustik Ganjil/2020


Peserta: 39 Orang  Pendaftaran: Dibuka 


Pada mata kuliah Sosiolinguistik ini akan dibahas tentang, pengertian sosiolinguistik, pandangan sosiolinguistik terhadap bahasa, konsep masyarakat bahasa, variasi bahasa dan tipologi bahasa, kedwibahasaan dan diglosia, hubungan bahasa dengan konteks sosial, bahasa baku dan nonbaku, pengembangan dan pembinaan bahasa, sumbangan sosiolinguistik terhadap bahasa, keadaan sosiolinguistik di Indonesia.

 


Materi Pelajaran


Pert. Ke-1 Kontrak Kuliah Sosiolinguistik

Proses perkuliahan mata kuliah Sosiolinguistik semester ganjil 2020 akan dilaksanakan secara online  mengingat kondisi covid 19 tidak memungkinkan untuk dilaksanakan secara tatap muka oleh karena itu, pembelajaran dilaksanakan melalui online atau daring dengan aplikasi Kelase, demi  keefektifan  proses pembelajaran online/daring tersebut,   ketersediaan jaringan, data, laptopLCD, dan HP demi memenuhi  faktor pendukung dalam proses pembelajaran. 

Dalam mata kuliah Sosiolinguistik ini akan dibahas tentang, pengertian sosiolinguistik, pandangan sosiolinguistik terhadap bahasa, konsep masyarakat bahasa, variasi bahasa dan tipologi bahasa, kedwibahasaan dan diglosia, hubungan bahasa dengan konteks sosial, bahasa baku dan nonbaku, pengembangan dan pembinaan bahasa, sumbangan sosiolinguistik terhadap bahasa, keadaan sosiolinguistik di Indonesia.

Materi Pert. ke-2 Pengertian sosiolinguistik

Mahasiswa membaca materi tentang sosiolinguistik dan teorinya dari berbagai sumber, baik secara cetak dan noncetak

Materi pert. ke-3 Pandangan sosiolinguistik terhadap bahasa

Deskripsi materi menguraikan tentang sosiolinguistik memandang bahasa tidak hanya sebagai alat komunikasi atau alat yang digunakan untuk menyampaikan pikiran, namun sosiolinguistik memandang bahasa ditinjau dari fungsi-fungsi bahasa melalui sudut pandang penutur.

materi Pert. Ke-4 Masyarakat Bahasa

Kloss, mengemukakan bahwa  Masyarakat bahasa adalah semua orang yang menggunakan satu bahasa tertentu atau dialek yang membentuk satu kesatuan budaya tertentu maanusia merupakan maahluk sosial yang menggunakan bahasa untuk bersosialisasi dari kelompok sosial yang terdiri atas  individu-individu dengan syarat kehidupan bermasyarakat

Materi Pert. Ke-5 Variasi dan Tipologi Bahasa

Karakteristik kebahasaan mencakup aspek tipografis, morfologis, dan sintaksis. Karakteristik tipografis mencakup penggunaan tanda baca (titik, koma, dan spasi) dan huruf besar, pelesapan bunyi, tulisan dengan simbol dan/atau gambar (homofon huruf, homofon angka, dan homofon huruf-angka), ejaan fonetis; simbol dan gambar (emotikon). Karakteristik morfologis mencakup penginisialan, penyingkatan, pemangkasan/ pemotongan, pengulangan, dan pemilihan kata yang dominan dari kelompok tertentu. Karakteristik sintaksis dibatasi pada satu dari empat aspek, yaitu aspek kerumitan kalimat yang terbagi menjadi kalimat sederhana, rumit, majemuk, dan majemuk-rumit.

Materi Pert. Ke-6 Kedwibahasaa dan diglosia

Kedwibahsaan dan Diglosia adalah penggunaan dua bahasa atau lebih dalam masyarakat tetapi masing-masing mempunyai fungsi dan peranan yang berbeda dalam konteks soaial (Fishman 1977:105)

Materi Pert ke-7 Hubungan Bahasa dengan Konteks Sosiaal

Masyarakat bahasa terbentuk karena adanya saling pengertian, terutama karena adanya kebersamaan dalam kode-kode linguistik. Dalam pengertian masyarakat tersebut telah terkandung makna interaksi melalui komunikasi yaitu dengan bahasa. Sertifikasi sosial dalam suatu masyarakat menimbulkan ragam bahasa yang selanjutnya memperkokoh sertifikasi sosial. Sertifikasi ini sangat mempengaruhi pemilihan bahasa dalam tingkatan-tingkatan bahasa. Artinya, masyarakat kelas rendah mengalami rintangan atau hambatan dalam berkomunikasi karena kosakata tidak memadai/terbatas jika dibandingkan dengan kelompok sosial yang mempunyai kedudukan lebih tinggi.

UTS

Pelaksanaan Uts

Materi pertemuan ke-9 tinjauan sosiolinguistik tentang bahasa baku dan nonbaku

baku dan tidak bakunya suatu kata dapat ditentukan  pada suatu kaidah tertentu dalam KBBI atau PEUBI yang menjadi acuannya

Materi Pert. ke -10 Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Pengembangan bahasa adalah unsur  penunjang di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang memuanyai tugas untuk melaksanakan pengembangan, pembinaan, dan perlindungan di bidang bahasa dan sastra, serta pengembangan pembinaan dan pengawasan sistem perbukuan. 

materi Pert. ke-11 Sumbangan Sosiolinguistik terhadap Bahasa,

Sosiolinguistik dan Pengajaran Bahasa Sebuah Pengantar Sosiolinguistik adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana suatu bahasa dipergunakan dalam masyarakat penuturnya. Manfaat sosiolinguistik itu sendiri adalah sebagai sarana sosialisasi, interaksi, dan komunikasi. Pengajaran bahasa adalah suatu upaya dalam praktis pembelajaran secara terencana, sistematis, dan berulang agar peserta didik terampil dalam berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis).

Materi pert.ke-12 kondisi sosiolinguistik di Indonesia

Bahasa memegang peran penting dalam kehidupan kita. Hal ini harus kita sadari benar- benar. Terutama dalam keanekaragaman bahasa di Indonesia yang begitu banyak. Keragaman bahasa inilah yang menyebabkan situasi Sosiolinguistik di Indonesia menjadi bervariasi

Maeri Pert.ke-13

Pertemuan ini mahasiswa diwajibkan membuat rangkuman materi pertemuan awal hingga materi terakhir  untuk persiapan ujian akhir semester

Materi pertemuan ke-14,15, dan 16 UAS

Ujian Akhir Semester (UAS) akan dilaksanakan pada pertemuan ke 14,15 dan 16 dengan menyusun artikel jurnal